Kenapa Kasoem?

“Kok omDed pakai kasoem?”

Oiya, perlu dijelas.in dulu sosok si kasoem ini. Jadi ceritanya ini adalah adiknya Samsung S4 Zoom, dan di luar sana disebut juga sebagai S5 Zoom. Entah kenapa di region tertentu termasuk Indonesia diberi nama Samsung K-Zoom. Jadi mirip nama optik kan? :)

Mau jawaban jujur?
Niat awalnya sih mau beli Sony Xperia Z2 tapi entah kenapa (lagi) menjelang lebaran kok stocknya kosong di daerah selatan dan kebetulan lihat di etalase sebuah toko gejet di PIM kok ada si kasoem. Sempet sebelumnya liat di sosmed dan juga intip speknya di gsmarena (andalan).
Kebetulan juga sempet punya Samsung GalaxyCam #rejekiomom menang doorprize di salah satu acaranya Telkomsel tapi baru sebentar dipakai motret-motret cah ayu kemudian hilang :|.
Karena pertimbangan spek vs harga yang masuk akal banget akhirnya akupun khilaf beli. Mungkin blom rejekinya si Z2 :)

IMG_3798

Dibandingkan GalaxyCam, si kasoem memang jauh lebih ringkes dan kantongable walau dibanding smartphone lainnya tep aja lebih tebel. Yang paling menarik ya memang fitur optical zoom yang gak ada di hp lain.

IMG_3805

Bisa dibilang so far the best camera phone karena kompetitornya walau mungkin secara megapixels banyak yang lebih tinggi tapi ya ndak ada optical zoomnya. Cocok buat daily dan casual photography.

Fitur Pro Suggest juga sangat membantu nubies like me untuk mengambil gambar yang optimal.

Lalu apa kelemahan/kekurangannya?

Si kasoem ini agak kurang bersahabat dengan aplikasi sosmed yang kekinian : Path. Fitur upload video konon memang diblock, mungkin ada masalah pribadi dengan Path :). Trus Path juga paling sering menyebabkan overheat dan paling boros memory.
Selain itu si kasoem juga sangat minim aksesoris karena mungkin bukan produk mainstreamnya Samsung. So far cuma bisa dapet ini…

IMG_3813IMG_4246

Bentar lagi kudu berpisah dengan kasoem ini, beralih tangan ke my big boy as belated b’day present. Take care ya…

 

Iklan

2 respons untuk ‘Kenapa Kasoem?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s